Skip to main content

Puisi-KU

Alam

Malam ini, kupandangi fatamorgana mu..
pecahan cahaya ditengah malam menggelayut mesra...Tak terlelap sampai kau amnesia yang terkenal supernoVanamun tak lelap kau selalu tersenyum tak lekang dimakan zaman..
Cahayamu selalu menghiasi dan menerangi kehidupan..kau selalu menyapa manja, mengelilingi rute maha dahsyatnya..Tak pernah kau menyesali apa yang Kau kerjakan..Baik angkara, cinta, kau Tunjukkan dengan manisnya kepada semuaNya..
namun saat kau tunjukkan Aurora kemurkaanmu..Semua baru merasa, apa yang telah mereka kotori..Saat dia menangis mendengkur-ndengkur dengan maha marahnya alam..baru kau sadari makna bertasbih, memanggil-manggil sang kuasa?mengapa baru kau sadari ini semua...
mari saatNya bertasbih, mengikuti tasbihnya alam yang tiada hentitak kenal menyerah, dan sadarilah makna jalanmuapa yang kau rasa, tak pernah bisa kau lengkapi dengan Sempurnakarena kesempurnaan tak pernah dimiliki oleh makhluk biasa apapun..
bak makhuk bersayap Pun tak akan pernah sempurnabagi semuaNya kepedihan yang amat menyakitkan merupakan petualanGansetiap insan Yang lum rusak akan menikmatinyahanya benteng Yang kokoh yang mampu membentengi..dan Roh ilahi yang bisa memberkati..
pernah kau lihat mereka terkapar mati?sambangi Kawan dengan iman, rajutlah, susunlah dengan rapisampai ia sempurna terang jalanNya sampai kapanpunMaka esok, sampai kapanpun tak mungkin hanya berdiam diri??

Comments

Popular posts from this blog

Dahsyatnya Shalat Malam dan Puasa Sunah Daud

Beberapa kali saya mencari kata kunci lewat mesin telusur web, di halaman pencarian "Shalat Tahajud dan Puasa Sunah Daud" saya menemukan pencerahan dan mendapatkan banyak pelajaran karena banyaknya blog dan situs yang membahas amalan ini. Ibadah tersebut adalah dua ibadah yang sering dilakukan oleh Nabi Daud. Beliau bangun di sepertiga malam terakhir dan melaksanakan Shalat kemudian berpuasa sehari berbuka sehari.  Hadis-hadis:  Kaifiat Qiyamullail (Shalat Lail) Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata:  مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا. فَقَالَتْ عَائِشَةُ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنَامُ قَبْلَ أَنْ تُوتِرَ؟ فَقَالَ: يَا عَائِشَةُ إِنَّ عَيْنَيَّ تَنَامَانِ وَلَا يَنَامُ قَلْبِي “Rasulullah shal...

Just My Opini

Oh... Pemuda Remaja di sana apa kabar kalian! Aku bukanlah peramal ataupun pejabat pemerintahan yang mempunyai jabatan tinggi, dan aku juga bukan orang tua yang selalu mengawasi kalian setiap waktu. Aku juga masih remaja yang juga ingin berbagi pengalaman setidaknya menuangkan beberapa patah kata. Sepengetahuan saya, banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan anak-anak remaja sekarang untuk bisa mengembangkan karyanya. Hanya saja tidak mempunyai tempat yang memadahi. Perantara pengembangan yang bisa kalian susun adalah merubah pola pikirnya yang negatif menjadi pola pikir yang positif. Negara kita negara yang kaya, bahkan sangat kaya tetapi kita masih terjajah. Jika pemerintah pernah menggalakan pentingnya Organisasi di bawah naungan Menteri sosial yang diantaranya Karang Taruna, salah satu organisasi itu mempunyai potensi yang pesat bila digalakan dan benar-benar dijalankan dengan baik. Merubah cara pandang kita sebagai pemuda, untuk tidak berpikir menjadi pekerja pabrik te...

Mbah Sripi

Suasana memanas seantero kampung ketika terdengar cerita yang mengguncangkan telinga setiap wajah yang mendengarkannya. Semalam kampung Argopuro menyelenggarakan gelaran wayang golek semalam suntuk. Acara wayangan itu biasa diselenggarakan warga untuk menyambut hari jadi kampung yang ke 101. Tapi penyebab memanasnya kampung itu bukanlah disebabkan oleh gelaran wayang golek itu. Begini kisahnya menurut Mbak Darsini, Kang kemarin banyak warga yang kehilangan kewan trenak. Ga tau lho kang penyebabe ki opo. Lha wong warga ki do nyeluk wayang golek. Kang Arjo ketua RT 2 kehilangan 3 ekor kambing dan beberapa pakaian miliknya yang sedang dijemur, terus pak paimun kehilangan 2 ekor sapi, padahal salah satunya sedang bunting, begitu kisah menurut Mbak Darsini. Menurut Pak RW, Desa Argopuro yang banyak kehilangan hewan ternaknya disebabkan oleh ketidaksiagaan penduduk setempat. Lha wong lagi asyik-asyiknya menonton gelaran wayang. Bukan hanya hewan trenak aja yang hilang tanpa sebab ya...